Wednesday, November 08, 2006

dari Al Capone, garlic hingga film E.R

Jadi inget waktu kami kecil dulu - saya dan adik perempuan saya - berebut komik Tintin buah tangan ayah kami yang baru pulang kantor.  At the end, buku itu kusut dan nyaris robek terbelah dua. Dan sebagai hukumannya tak seorang pun dari kami yang diperbolehkan untuk membacanya L *catatan : dan kemudian malah bokap sendiri yang mbaca … secara dia juga Tintin-mania ..hehehe*


 


Judulnya Tintin di Amerika. Gambar sampulnya Tintin yang diikat di tiang kayu dengan seorang Indian yang mengacungkan kapak merah. *ngomong-ngomong .. masih ada nggak ya si kapak merah di prapatan jalan?*


 


Baru ngeh sekarang kalau salah satu settingnya ada di kota Chicago. Anehnya saya justru lebih ingat tokoh Al Capone -  dulu saya kira, Al Capone itu hanya tokoh fiktif di dalamnya -  mafia yang berasal dari Brooklyn dan menjadi incaran nomor satu FBI saat itu. Kasihan Tintin, ia ditertawakan habis-habisan oleh pak polisi, ketika lapor baru saja bertemu dengan Al Capone.  


 


Peristiwa itu sudah lama dan nyaris saya lupakan. Dan mulai kembali nongol ketika kemarin saya berkesempatan berkeliling kota dengan CTA. Well, mirip dengan skytrain yang ada di Bangkok ataupun KL. Tapi yang ini jauh lebih klasik.  Dengan tangga kayu dan platform kayu yang berwarna gelap.  Dan kereta yang hilir mudik nyaris setiap menit.


 


Dan yang lebih asyik, bisa ngeliat suasana kota dan daerah suburb tanpa perlu bersusah payah lagi.  Jauh dekat ‘hanya’ 2USd sahadja J.   Merasakan kereta yang bersih dan nyaman, saya nekad berkeliling hingga jauh diujung suburb. Melihat rumah-rumah yang umumnya berdinding bata ekspose. 


 


Berkeliling di downtownnya justru tak kalah menarik, walaupun kemarin sempat salah duga.  Malam minggu pukul 7 malam, mengitari loop (downtown kota) dengan CTA warna pink.  Bayangan akan kota yang pikuk seperti halnya Manhattan yang 24 jam tak pernah mati, lagi-lagi tak terbukti.  Kota ini sepi. Kemudian baru saya tahu bahwa downtown hanya sebagai pusat bisnis yang akan sepi ketika waktu malam. Wajar!


 


Chicago sendiri berasal dari kata Checaugou, bahasa   Potowatami (catat: salah satu  suku Indian di tepian danau Michigan) yang bila diterjemahkan bebas terdiri dari beberapa makna. Langsung saya kutip dari bahasa Inggrisnya ya :  Swamp grass, Wild onions, Polecats atau great and powerfull.  Namun arti yang paling mendekati justru yang berarti wild onion/ garlic.  Hah? Bawang? Bawang? Kenapa nggak great dan powerfull? Itu kan lebih kereeeen … J


 


Terletak di 179 mdpl, kota yang mulai dibangun awal tahun 1830an ini,  merupakan kota terbesar di negara bagian Illinois dan kota terpopuler ketiga terbesar di US dan paling berpengaruh.  


 


Sejarahnya cukup panjang dan berliku. Bermula dari sebuah kota kecil di muara sungai Chicago di tepi danau Michigan. Kota ini terus berkembang hingga sebesar ini.  Bangunannya pun tak kalah cantik. Karya para arsitek-arsitek yang legendaris hingga kini.  Frank Lloyd Wright, Skidmore, Owings and Merrill (SOM), Frank Gehry …. Walaaaah…!


 


Terlepas dari arti tersebut, kini kota ini jauh lebih dikenal dengan julukan “the second City” “Chi-City” bahkan “the Windy City  yang terkenal itu. *dan memang terbukti benar gudang angin, disini di siang bolong, angin  begitu kencangnya.  Ada beberapa teori sih mengenainya. *Tapi nggak akan saya bahas deh disini*


 


Bayangkan saja, berdiri di stasiun CTA yang menggantung di perempatan jalan raya. Dimana dibawahnya hilir mudik kendaraan. Kadang-kadang kami berdiri bergerombol dipojokan seperti anak ayam dengan nyala beberapa lampu ratusan watt diatas kepala kami. *lumayan sedikit hangat* Saya sih berharap bertemu dengan dokter John Carter yang cakep itu – sambil bertopang dagu - *film E.R ... remember? * Syukur-syukur malah berpapasan dengan Oprah Winfrey yang akan rekaman di studi NBC yang ada di tengah kota. Siapa tahu kan?


 


Westchester, IL 7 Nov 06 ,11.44 pm


 *Uupps! Siapa tuh yang lewat? Halah?  Michael Jordan? Hehehehe… mimpi kali yeee..!*


 


Foto-foto selengkapnya, silakan, bisa diliat disini : Checagou....saat ini...


 

16 comments:

New Rule said...

Mr Jordan baru lewat dalam ferarrinya ...mau three on three di lapangan basket sebelah ..heheheh rapi bener kayaknya chicago,.agak jauh dengan cikaso ..heheh..

mlaku mlaku ambar said...

hu hu pengen tur ke gedung ke Frank Lylod ....

a riesnawaty said...

sama nih Mbar... saya juga pengen kesana ..

May Hendrawati said...

Kalau ketemu Oprah salam ya :p

mlaku mlaku ambar said...

one of my dream Ariesna untuk liat Fallingwater-nya Frank Llyod Wright. Pengen bikin rumah diatas sungai, ditengah hutan kayak gitu..

a riesnawaty said...

xixixi...

Suparka S Raksapradja said...

Mohon ijin lihat-lihat dan baca blognya

a riesnawaty said...

Monggo ... silakaaan ...met kenal ..

a riesnawaty said...

Monggo ... silakaaan ...met kenal ..

Suparka S Raksapradja said...

Makasih

L Tjahjono said...

Ceritanya seruuw :D

a riesnawaty said...

hehehe...... :))

yulianto yin said...

hehehe Tintin mania juga..?? Hmm katanya pengarang Tintin (si Herge) itu orang jerman yang simptisan Nazi (ato malah dikejar2x Nazi..hmm simpang siur)..Btw, Al Capone emang gangster paling terkenal sepanjang masa yang dikejar-kejar ma Elliot Ness si FBI agent yang ngebentuk The Untouchable, alias ga bisa disuap (dulu aku pikir si Untouncable itu si Al Capone yang ga kesentuh hukum karena aparat hukumnya pada korup...hmmm mirip keadaan kitta sekarang kali ya..).
ER..?? wah kemaren baru beli DVD season 5 ma 6-nya hehehe. ternyata penggemar ER juga....seruuuuuu.
Frank Lylod Wright...sang Avant Garde Arsitektur Modern, anak didik Louis Sulivan, PlayBoy kelas kakap, Penganut kepercayaan kristen alternatif (kaya group band aja hehehe). Arsitek egois yang brillian hehehehe. My Favorite Architect hehehe.
Chicago....Terkenal dengan Fire Fighter-nya (setidaknya itu anggapan saya karena kebanyakan nonton Backdraft ma Ladder 49 hehehe).

Titip salam kalo ketemu si Michael Jordan....katakan "salam dari Yuliee" (emang sapa gueeee hehehe).

a riesnawaty said...

wawawaaaa.....
semoga .... :-)

Sim Kuring said...

Ahh Iya aku juga penggemar komik Tintin, di donal bebek juga ada tokoh indiannya si hiawata, waktu SD juga aku dah baca Winetou.. aku malah sering dipanggil Iyawai sama teman-teman waktu itu gara-gara suka i indianan.. kalau lagi pawai Agustusan yang ku kenakan malah baju Indian... *anak yang aneh*

a riesnawaty said...

*anak yang manizzzz.. *

 
;