Wednesday, December 27, 2006

lagi motret apaan sih?




“lagi motret apaan sih?”

Deeeu.. buyar deh konsentrasi. Pelan-pelan aku menoleh ke belakang. Seorang anak laki-laki, lagi bawa kantong keresek *berani taruhan, pagi-pagi, belum mandi, baru pulang dari warung., disuruh nyokap belanja
J* memakai helm sepeda dan kostum loreng-loreng ala militer. Santai duduk diatas sepedanya. Dengan khusyuk mengikuti apa yang sedang aku lakukan pagi itu.

“Lagi motret pohon. Nih liat deh!”

“Oooooo….”

Duileeeee… cool amat jawabannya
J tapi nggak apa-apa, aku siap kok mendengar komentarnya.

“Kesana aja. Pohon kayak gini juga. Lebih bagus lho!” Pipinya kemerah-merahan. Pagi itu dingin sih“ Kalo mau, potret burung merpati juga keren.” Lanjutnya lagi.

“oh yaaaa?” jawabku takjub.

“ Motret angsa juga bagus.” Anak itu mulai nyengir.

Hebat. Dia bisa baca pikiranku ya? Ataaaaau….barangkali kami sedang berbicara dengan gelombang yang sama rupanya.Hehehe….Au ah! Gelap! Aku juga ikutan nyengir sekarang.


*Simi Valey, 26 Desember 2006. Cerita pagi tadi, semalem nyangkut di Independence, salah satu kota kecil di kaki pegunungan Sierra Nevada. Sayang nggak sempet motret anak itu. Saking takjubnya ngeliat gunung di belakang J*

Wednesday, December 20, 2006

Padahal (katanya) negara kita itu gemah ripah lohjinawi lho…. :-)

 “Ciciiiiii … sini.. foto dooong”


 


hihihi.. dipanggil cici’ (cici, sebutan untuk kakak perempuan,red) kontan saya langsung mengambil posisi di sebelahnya. Nyengir bareng dan say … “Cheeeeeseeee!”


 


Namanya Lina, Saya perkirakan sih umurnya belum genap 20 tahun.  Cewek oriental berkulit kuning dan bermata sipit ini saya kenal gara-gara saya sering nongol di Chinese Buffet. Dua blok jauhnya dari tempat saya tinggal saat ini.  


 


Inilah nasib nggak jelas seorang ibu RT yang tugas setrika dan cuci-nya sudah selesai sejak dua hari lalu J Hari itu jadilah saya bersama Lina menuju downtown. Hari itu hari liburnya. Kerja sebagai kasir nyaris 12 jam sehari 6 hari dalam seminggu. Wajar kalau saat itu ingin sedikit nyantai.  Kami nggak sendiri, masih ada Hendrik dan Eddy, yang bekerja sebagai pelayan direstoran yang sama, bergabung dengan kami.


 


 


Lina anak ketiga dari enam bersaudara. Cewek semua. Tinggal di kawasan kota, Jakarta Pusat. Kedua orang tuanya membuka toko tidak jauh dari depan rumah mereka.


 


Ada gossip apa di Indo?” Sudah dua tahun ini ada di Amerika. Kangen. Tapi harus ditahan.


 


”mmmm… %&*(&)()#()*@_)(_)N >>*))(*)*(#__#*” hehehe.. hafal diluar kepala J *tapi demi menjaga kerahasiaan informasi, maka saya samarkan disini. Maaf lho pembacaaa…


 


“Usaha apa enaknya ya Ci?” tanyanya lagi meminta pendapatku.


 


Aduh, aku jadi tersipu-sipu  Secara aku orang yang buta untuk urusan ini.


 


“ Buka restoran kali ya?” Jawabnya sendiri.


 


Dibantu sebuah agen, ia masuk ke negara ini dengan visa pelajar. Disini, sudah ada agen lain yang datang menyambut, dan menyalurkannya ke restoran yang membutuhkan. Ilegal, sudah pasti. Tapi yaaah..seperti umumnya hukum pasar, ada yang jual, pasti ada beli. Mereka butuh tenaga kerja yang mau dibayar murah dan Lina butuh uangnya J


 


Lina mungkin tidak terlalu terbuka seperti halnya Eri. Eri orangnya ramah. Keliatan sekali kalo dia kangen ngobrol dengan bahasa tanah airnya.


 


Eri, juru masak. Sulung dari empat bersaudara. Niatnya hanya satu : ingin memperbaiki nasib keluarga. Maka dijualah rumah dan pinjam uang kanan kiri. uang 40juta diberikan kepada agen yang menawarkan pekerjaan di amerika. Nggak hanya itu, masih ditambah beberapa ratus dolar lagi ketika tiba disini. Masuk dengan visa kunjungan sebagai seorang pelaut. Sempat ditangkap ketika pesawatnya mampir di Singapura. Tapi anehnya lolos di imigrasi.


 


Hanya berbekal tas kecil, dua lembar pakaian, dua lembar celana dan sisa uang 300 usd. Ia paksakan kerja nyaris 12 jam sehari. Digaji 2000 usd perbulan *belum termasuk tip yang diterima dari pengunjung restoran* Biaya hidup bisa ditekan, karena makan dan pondokan ditanggung oleh pemilik resto. Tinggal di sebuah kamar, berempat bersama pekerja illegal lainnya. Tentunya tidak memakan waktu lama untuk mengembalikan semua hutang-hutangnya.


 


Dan mulai menabung. Tunda semua rasa kangen dengan keluarga. Tunda dulu mimpi untuk segera pulang, Nabung terus!!!


 


“Kalo sakit Mas?” tanyaku. Sudah pasti nggak ada asuransi kesehatan.


 


“Ya jangan sakit” jawabnya singkat. “Obat-obatan mahal!”


 


Selalu ada kisah diantara ribuan kisah lainnya. Lina atau Eri ini hanyalah salah satu dari ribuan saudara-saudara kita sendiri yang mengadu nasib dan datang ke negara ini.


 


Negara penuh harapan. Hiks! Sedih ngeliatnya. Padahal (katanya) negara kita itu gemah ripah lohjinawi lho…. J


 


 


Simi valley 20 des 06 (tulisan ini saya persembahkan untuk Cahyo ..my little Bro.. this is for U!)

Tuesday, December 19, 2006

sebuah mobil, bukit dan langit




Sejak akhir November lalu, kami tinggal di Simi Valey, California. Sebuah kota kecil di sebuah lembah yang dilingkung oleh bukit-bukit batu. Letaknya masih sekitar satu jam perjalanan lagi ke utara kota Los Angeles. Ketika ada harpitnas thanksgiving akhir November lalu J yang tentunya sayang untuk dilewatkan, kami putuskan untuk berkunjung ke rumah teman yang sekarang sedang bermukim di San Francisco. Gpp deh, walau perjalanan on off kurang lebih 6-8 jam perjalanan, tapi pemandangan di sekitar yang nggak pernah luput dari perhatian. Jalur yang kami gunakan adalah I-5 menuju utara. Ini adalah jalan bebas hambatan antar negara bagian. Dan hampir seluruhnya sudah bebas biaya.





Ada ulasan yang cukup menarik mengenai jalan Interstate ini. Saya kutip langsung dari tulisan Bagus , salah satu temen baik saya. “Dari tahun ke tahun interstate menjadi bagian dari kebudayaan Amerika. Pengiriman barang dan pelayanan berbagai macam jasa menjadi sangat sangat efektif dan efisien. Pengaruh interstate juga membentuk lansekap amerika seperti sekarang. Pemukiman di pinggir kota bagi para pekerja komuter. Banyak perusahaan juga ikut merelokasi pabriknya ke jalur jalan bebas hambatan agar biaya produksi dan pengiriman dapat ditekan.” Selengkapnya silakan lihat disini. Apa yang mengubah Amerika?





Kapan ya di negara kita dibangun jaringan jalan seperti ini? Kayaknya, jaringan jalan tolnya hanya mentok di Jakarta saja. J  ataupun kalo udah dibangun, jalannya sempit pit pit ….dan macet.. cet..cet…





Simi valley, 19 des 06, 12.58 am





*sayang sekali waktu itu nggak sempet ketemuan sama Ambar Padahal weekend itu, kami berdua sama-sama nongkrong di Yosemite. J Belum Jodoh aja ya Mbar?

Sunday, December 17, 2006

San Diego... walau begitu, sore itu tetap cantik!




Sebenernya, sudah terlalu sore untuk pergi kesana. Dari Los Angeles, perlu perjuangan sekitar 2 jam perjalanan. Bukannya apa-apa, sayang euy! Karena begitu lewat jam 5 sore, sudah pasti gelap. Dari majalah 101 thing to do in Sand Diego *yang untungnya tinggal comot aja di salah satu box yang ada di tepi dermaga itu* ada seratus satu hal menarik yang bisa dilakukan disini. Gubraaaks! Next time kali yeee? J





Akhirnya, sore itu, kami habiskan dengan JJD (jalan-jalan (di tepi) dermaga) menikmati matahari terbenam sembari ngelirik museum, menikmati beberapa sculpture, menghirup harum kopi dari café sebelah, dan ikut-ikutan melambaikan tangan *kenal juga kagak… hehehe* dengan kapal yang baru mengangkat sauhnya malam itu.





walaupun begitu, sore itu, cantik.. bener-bener cantik..!



simi valey, 18 des 06, 12.47 am

Friday, December 15, 2006

kuda hitam dan pohon cherry



Mau sedikit tips dari saya? Pasang earphone, set volume maksimum. Pasang mode akustik, kalo suka atur lagi bassnya, Setelah siap. Silakan tekan play! J alamaaaak.. jreng-jreng gitar berikut dung dung perkusi latarnya ..hmm..hmm… kereeen!



KT Tunstall lahir di Edinburgh, KT sebenernya kependekan dari, Kate Victoria Tunstall.  Cewek berdarah campuran Cina dan Kaukasia ini baru memulai debut pronya sekitar 2 tahun terakhir, walau begitu pengalaman 'ngamen'nya jangan ditanya lagi, udah kemana-mana. Lengkapnya silakan lihat disini  KT Tunstall



Lagu-lagunya menurut saya, asyik buat sedikit mengupgrade hati yang lagi sedih. Saya paling suka Black Horse and Cherry Tree, walau hingga kini, saya masih penasaran dan terus menebak-nebak apaaa ya arti isi lagu itu. Lagu yang lain? Hmmm…menurut saya, Suddenly I See. Video klipnya juga keren. Ada 2 versi sih, versi di dalem gudang tua, dimana KT lagi ngejam session bareng alter ego-nya yang lain. Versi yang lain mengingatkan saya akan kota San Francisco dan golden gatenya yang bercat merah. Uh! Seperti yang tadi saya bilang … alamaaaak kereeen!!! J



(sori nih, embednya kebanyakan, dicomot langsung dari youtube dan sekalian di file disini deh… biar nggak bolak balik cari)











Suddenly I See Suddenly I See KT Tunstall Unduh
Black Horse and the Cherry Tre  KT Tunstall Unduh
One Day Acoustic Extravagance KT Tunstall Unduh
Another Place to Fall KT Tunstall - My Collection KT Tunstall Unduh
Heal Over Eye to the Telescope KT Tunstall Unduh
Universe & U  KT Tunstall Unduh
Miniature Disasters  KT Tunstall Unduh
Other Side of the World KT Tunstall - My Collection KT Tunstall Unduh
tjjoe menulis on Dec 19, '06
Sabaaar, sabaaar...! *nunggu network traffick turun* :D
krisnadiantha9 menulis on Dec 19, '06
aku pernah tak sengaja nonton konsernya loh
ariesnawaty menulis on Dec 19, '06
pernah nonton konsernya mas Krisna? cerita doong..dan untuk dirimu Cahyo... hehe.. sabar Yo.. sabar...
ical792004 menulis on Dec 19, '06
lg concern baca dan liat2x dulu....

*baru mudeng*
ariesnawaty menulis on Dec 19, '06
silakaan dik Ical.., take ur time..

Thursday, December 14, 2006

put your records on, sista! :D


Sudah seminggu terakhir, lagu ini yang terus memenuhi isi kepala. Ketika aku sedang bengong dan sedang mikir dalam waktu yang bersamaan, ketika aku sedang menatap pohon dan serombongan burung yang *anehnya* tepat setiap jam 7 pagi ramai bercuit-cuit riang di sekitarnya. Lagu yang kudengar ketika aku sedang sendirian di belakang kemudi di pagi hari dan memulai ritual mengitari kota kecil ini. Dan lagu ketika sedang menatap bukit batu di kejauhan sana*kalo yang ini penasaran, pengen trekking kesana J
 
Ngeliat bio-nya mrs. Rae ini juga suatu ‘pencerahan’ sendiri buatku. Penyanyi, pencipta lagu dan pemetik gitar sekaligus. Perpaduan yang Indah menurutku, dari ayah yang berdarah Karibia dan seorang ibu yang Inggris tulen. Karena unik, karena beda, karena kulitnya yang kecoklatan dan karena rambutnya yang keriting, kerap mendapat ‘tekanan’ dari lingkungan dimana ia tinggal, Leeds, West YorkshireAku sadar, life is aint easy my Sista. Kalau mau bahagia, perlu perjuangan.



Ps : selanjutnya mengenai Corinne Bailey Rae ? hehehe.. baca sendiri ya. Yang asyik, tentunya sambil ndengerin lagunya. Oh iya, keterangan foto, dicomot dari sini three little birds ...... dan terakhir bunch of thanks for my life partner : Nefran, makasih ya Bro…buat obrolannya barusan.





Three little birds, sat on my window.

And they told me I don't need to worry.

Summer came like cinnamon

So sweet,

Little girls double-dutch on the concrete.



Maybe sometimes, we've got it wrong, but it's alright

The more things seem to change, the more they stay the same

Oh, don't you hesitate.



Girl, put your records on, tell me your favourite song

You go ahead, let your hair down

Sapphire and faded jeans, I hope you get your dreams,

Just go ahead, let your hair down.



You're gonna find yourself somewhere, somehow.



Blue as the sky, sunburnt and lonely,

Sipping tea in the bar by the roadside,

(just relax, just relax)

Don't you let those other boys fool you,

Got to love that afro hair do.



Maybe sometimes, we feel afraid, but it's alright

The more you stay the same, the more they seem to change.

Don't you think it's strange?



Girl, put your records on, tell me your favourite song

You go ahead, let your hair down

Sapphire and faded jeans, I hope you get your dreams,

Just go ahead, let your hair down.



You're gonna find yourself somewhere, somehow.



'it was more than I could take, pity for pity's sake

Some nights kept me awake, I thought that I was stronger

When you gonna realise, that you don't even have to try any longer?

Do what you want to.




Put Your Records On Corinne Bailey Rae Corinne Bailey Rae Unduh
choux pastry heart Corinne Bailey Rae Corinne Bailey Rae Unduh
Till It Happens To You Corinne Bailey Rae Corinne Bailey Rae Unduh
Breathless Corinne Bailey Rae Corinne Bailey Rae Unduh
Call Me When You Get This Corinne Bailey Rae Corrine Bailey Rae Unduh

ambarbriastuti menulis on Dec 15, '06
mengingatkan pada Nelly Furtado Ries....
tjjoe menulis on Dec 15, '06
Waaahhhh... beberapa bulan yang lalu juga sempet nangkring di playlist ku mbak... stel lagi aaah! :D *klipnya kereeeen*
tjjoe menulis on Dec 15, '06
Lagu yang kudengar ketika aku sedang sendirian di belakang kemudi di pagi hari dan memulai ritual mengitari kota kecil ini

Duuuuh enaknyaa...! *wondering*
sereleaungu menulis on Dec 15, '06
coba download..baru sedetik..mati..coba lagi..mati lagi..internet kantornya butut :)
ical792004 menulis on Dec 15, '06
donlot ah....

*penasaran*
nomadbanget menulis on Dec 15, '06
"put your record on" emang ok bgt
yang lain no comment
-_-
dotten menulis on Dec 15, '06
penasaran juga ...
ariesnawaty menulis on Dec 15, '06, telah disunting on Dec 15, '06

ambar : Nelly Furtado...hmmm.. yang ini suaranya sama khasnya dengan Furtado. Soulnya lebih berasa, Mbar.
Cahyo : haik! ayooo puter lagi. Kita dengerin bareng ya Yo .. *berharap kamu duduk disebelahku. Eits.. boleh aja ngider kota bareng aku, tapiiii.. kamu jadi co-pilotnya yaaa..hehehe
May : Coba lagi May... asyik lagunya nih...
Mbak Fadma : hehe.. thanks ya...
Ical : gimana Cal?
Dotten : Comment?

cutemimi menulis on Dec 15, '06
donloat ah...sambil nyari-nyari burung, biar backgroundnya sama hihihi
ariesnawaty menulis on Dec 15, '06
cutemimi} berkata
donloat ah...sambil nyari-nyari burung, biar backgroundnya sama hihihi 
huehehehe.... ada-ada aja nih Winda.
upitupit menulis on Dec 15, '06
bikin penasaran.....
 
;