Tuesday, November 29, 2005

sumbing yang redup oleh kabut




Akhir November 2005, berempat bareng Simon Pardede, Agus 'Age' Setiawan, Heri Supriyanto info selengkapnya silakan mampir ke blog-nya Heri : itinerary sumbing 3371 mdpl (19-21 Nov 2005) 

26 comments:

veri sanovri said...

hehehehe.. foto-fotonya cakep-cakep mbak....

XXXX YYYY said...

beautiful view ya ries.. forget all the fatiquness ... should learn from you a lot.. :)

ebbie ebony said...

wah pohon2nya ga ketinggalan.. aries si juragan pohon :D bagus2 ries fotonya

Irfan Yusuf said...

nice picture mbak aries...,,
sayang, lagi2 kita gagal bersua....
catpernya mana? ditunggu ney...

a riesnawaty said...

hehehehe juga Ver... thanks yak. itu semua tertolong karena alamnya yang cuaaaanttiiiiikk banget!

a riesnawaty said...

betul! betul! ambar kemaren sempet sms lho. catpernya udah aku post di milis HC Faaaaann..ada 3 episode hehehe. entar deh, selengkapnya aku post juga di multiply.

a riesnawaty said...

pohon kan temen kita jugaaa :). Thanks ya...

a riesnawaty said...

iya. bener banget. btw, kayaknya aku udah kirim personal message. udah keterima kan?

Haris Respati said...

jadi kangen ama si age hehe..

AYa de Ligt-Koetje said...

Bagus2 banget foto and juga pemandangannya. Di mana sih nih Ries???

mlaku mlaku ambar said...

suka siluet pohon ini. Sangar banget

a riesnawaty said...

lokasinya ada di gn. Sumbing, Wonosobo. Ndenger Wonosobo, pasti nggak asing lagi dengan dataran tinggi Dieng. [worth enough for visit]. Ada dua gunung yang saling sebelah menyebelah Sindoro dan Sumbing, cantik sekali... :)

a riesnawaty said...

thanks Mbar. Rada susah juga cari pohon yang 'fotogenik', nuansanya juga beda ya, kalo udah kena sama kabut..

ical saleh said...

Minggu kemarin iseng main ke G. Sindoro, waduh kejebak badai 2 hari 2 malam, top bgt deh, sumbing yg cantik menari2x dibalik kabut melambai-lambai ingin di peluk...ohh Tuhan....

a riesnawaty said...

Hmmm.... kayaknya minggu kemaren cuacanya lagi kurang bersahabat ya? pada saat yang bersamaan Irfan juga kena badai di Merbabu. Ke Sindoro sama siapa aja Cal?

L Tjahjono said...

kyk Gunung penanggungan (Mojokerto) Mbak, kerenn!

L Tjahjono said...

Kabutnya serem giniih!

L Tjahjono said...

mist nya misterius, heheheh

L Tjahjono said...

Suka banget yang ini

a riesnawaty said...

oh yaa? *penasaran mode : on* someday nih Yo.. aku mau kesana juga.

a riesnawaty said...

iya Yo, that's why judul albumnya kuberi nama : sumbing yang redup oleh kabut ... sepanjang perjalanan berkabut terus ...

nugee lagi said...

waduh...ini sih kampungku......wahahahahahahahhaha. kali galeh....mbokkk..aku dadi kangen.

nugee lagi said...

sebetulnya, nama lokal gunungnya adalah sindoro

a riesnawaty said...

banyak yang nyebut Sundoro. Tapi ada yang bilang Sindoro..... tapi buat saya.. sama indahnya..

nugee lagi said...

he he he iya...sama indahnya ya. Hm...jadi inget tahun 1999, kami berlima naik dari Mranggen, dengan harapan 6 jam sampai ke puncak Sindoro. Tapi yang terjadi ...hampir 36 jam kami nyasar dan dapat turun di bawah Kledung (aku lupa nama desanya). Padahal dari 5 orang tersebut ada seorang ranger Sindoro.....lucu ya.., pengalaman yang paling menegangkan,...Sindoro dengan keindahan alam dan segudang misteri alam yang tidak dapat dipecahkan oleh akal manusia. Hanya Dia dan Sindoro yang tau.....

nugee lagi said...

he he he iya...sama indahnya ya. Hm...jadi inget tahun 1999 waktu liburan tingkat II, kami berlima naik Sindoro dari Mranggen, memang itu rute pertama dari kami,...karena belum ada yang pernah lewat Mranggen, dengan harapan 6 jam sampai ke puncak Sindoro. Tapi yang terjadi ...hampir 36 jam kami nyasar dan akhirnya dapat turun di bawah Kledung (aku lupa nama desanya). Padahal dari 5 orang tersebut ada seorang ranger Sindoro.....lucu ya.., pengalaman yang paling menegangkan,...Sindoro dengan keindahan alam dan segudang misteri alam yang tidak dapat dipecahkan oleh akal manusia. Itu yang buat aku trauma naik gunung,....tapi akhirnya tahun 2007, karena tugas motret dan cari data,..akhirnya naik juga ke Gede-Pangrango.
Hanya Dia dan Sindoro yang tau.....

 
;