
Bagai merapal mantera, saya terus berucap Siulakhosa..siulakhosa..siulakhosa.. Tak seperti tempat lain di Samosir ini. Kata itu sulit sekali saya ingat. Baru kemudian dari tukang ojek yang mengantar kami, saya tahu artinya. Siulakhosa dalam batak toba bermakna berhenti sejenak untuk menarik nafas. Konon dalam perjalanan pulang, penduduk Samosir yang tinggal di perbukitan ini selalu berhenti disini. Apalagi kalau bukan untuk menarik nafas sejenak. dan memandang dataran Tomok dan Tuk-tuk hingga kota Prapat yang ada di seberang danau.
Pantas saja. Ini tempat tertinggi untuk memandang sekitar. Karena letaknya ada di sebuah bukit di pulau Samosir. Dengan ojek, kami butuh waktu kurang lebih dua jam untuk mencapai tempat ini. Tapi tak hanya itu, kami pun diantar melihat pemandangan hingga desa Tanjungan, berkunjung ke air terjun, mendengar batu berbisik, hingga danau Aek Natonang. Tak cukup sehari untuk berkeliling di tempat ini. Banyak sekali tempat-tempat menarik. *sigh*
Mungkin lain kali harus kesini lagi ya.
kata wiki tentang samosir

- Follow Us on Twitter!
- "Join Us on Facebook!
- RSS
Contact