Showing posts with label melly. Show all posts
Showing posts with label melly. Show all posts

Wednesday, February 16, 2011

‘MET JALAN, MEL…. DOA KAMI BERSAMAMU


There are in the end 
3 things that last :

Faith, hope and love

And the greatest of these 
is

 LOVE





Kalau tak salah ingat, terakhir ketemu kamu itu sekitar nopember tahun lalu, ya Mel. Saat itu kamu minta tolong untuk dibuatkan foto prewed. Aaah… pernikahan sudah dekat? Sambil nyengir kamu bilang “Iya.. tapi dirahasiakan dulu ya, Hany .. “ 

Kalo diperhatikan nih, Mel.. waktu itu bobot tubuhmu sedikit berisi. Ada juga sih  jerawat beberapa. Hahaha…“Stres ngurusin nikahan!” 

Ali juga nggak jauh beda. Agak lebih putih dan perut mulai maju ke depan.  Ini pasti akibat kantor dan rumah terlalu dekat jaraknya, jadi jarang olahraga. 

Karena rencana pernikahannya juga dadakan. Ide untuk dibuatkan foto prewednya pun juga dadakan. “Gue pengen foto di pantai” ah.. gampang Mel. Bisa diatur. Lalu kami  bertukar email dan telpon. Tapi seperti nggak kenal Melly aja. Semua dia kerjakan sendiri.  Susah sangaaaaaaat mengatur waktu untuk pergi bareng dan memotret kalian.

Saya dan suami kenal dekat dengan pasangan ini. Yah.. sekitar 2 tahun terakhir lah. Temen maen. Temen satu klub motor juga.  Begitu Ali pindah kerja ke Purwakarta. Melly pun menyusul dan pindah kesana. Agak lama juga saya tak mendengar kabar mereka. Sesekali aja saya intip facebooknya. Ahaaa.. sudah mulai kredit rumah disana. 

Tapi kemudian kamu batalkan acara foto prewedmu. “Nanti aja deh Hany. Foto post wed aja mungkin lebih asyik. Bisa lebih mesra” itu obrolan terakhir kita via ym. 

Lalu saya bertemu lagi dengan kamu seminggu lalu. Sayangnya, saat itu saya hanya melihatmu telah diselimuti kain kafan dan diturunkan ke dalam liang lahat. Mendadak sekali Mel. Banyak sekali yang datang. Saya nggak kenal semuanya. Tapi yang jelas di sudut saya hanya melihat Ali menangis berulang kali. 

Ah… Saya nggak tahu harus berkata apa. Saya nyesel nggak bisa hadir di acara pernikahanmu, Mel. Tapi saya bersyukur bisa mengantarmu hingga peristirahatan terakhirmu. 

Selamat jalan Mel. 

Doa kami bersamamu. 

BTR... 16 feb 2011 11.05 pagi. Hujan. 


Baru semalam saya dengar berita Adji meninggal dan melihat beritanya di TV. Melihat Anggie menangis dan tak mau jauh dari jenazah almarhum. Lalu esoknya. Saya dengar berita kepergian kamu Mel. Lalu saya melihat Ali. Menangis di hadapan saya. Begitu nyata. Saya kehabisan kata-kata, Mel. Saya hanya sanggup menepuk punggung dan memeluknya. 

Saya seperti diingatkan. Betapa berharganya setiap detik bersama pasangan kita. Bersyukur masih bisa membuatkan minum untuknya, membuatkan sarapan untuknya, memijat punggungnya karena lelah bekerja seharian. Saya bersyukur masih bisa memeluknya dan mengantarkan hingga pagar depan. 

Karena kematian begitu dekat. Karena kita tak pernah tahu apa rencana Tuhan untuk kita. Dan saya yakin, Mel. Banyak yang ingin kamu sampaikan untuk Ali. Tapi tak sempat.  

Jadi teman-teman….jangan pernah ragu untuk menunjukkan rasa sayangmu pada pasanganmu. 

Dimulai dari sekarang …….

Ps : Mel.. salam buat Adji Massaid yah..

yang lainnya :
melanie parmawatie
 
;