Showing posts with label nenek. Show all posts
Showing posts with label nenek. Show all posts

Saturday, July 05, 2008

NENEK SAYA CANTIK SEKALI

Ibu saya asli Sumedang. Ia lahir, tinggal dan besar disana. Kata ibu, dulu almarhum kakek adalah seorang kontraktor. Mbangun apa aja. Gedung, jalan. Apa aja deh. Sedangkan nenek saya adalah tipe ibu rumah tangga sejati .

Dan kalau kalian perhatikan foto-foto disini, nenek saya cantik sekali ya? Manis jika mengenakan kebaya. Chick sekali. Orang nggak bakal percaya kalau anaknya sudah lima orang.

Rumah mereka nggak berubah. Letaknya ada di gang Sitet, di belakang bioskop Dian *almarhum* . Seingat saya, dulu waktu saya kecil pernah diungsikan ke rumah ini. Kerennya sih di 'indekost'in di rumah kakek-nenek.

Lupa gimana detailnya. Kayaknya ayah-ibu saya lagi pendidikan dan nggak ada 'supervisor' yang dipercaya untuk mengasuh saya. Saya sih seneng-seneng aja. Ada sepupu saya juga disana yang bernasib sama

Ibu saya anak kedua dari lima bersaudara. Satu kakak perempuan dan tiga adik laki-laki. (di samping kiri ada foto keluarga. minus ibu saya. Lokasinya  ada di depan rumah)

Kisah heroik yang sering saya dengar dari ibu adalah romantika ketika pergi ke sekolah, manakala hanya ada sepasang sepatu  kebesaran untuk ia dan kakak perempuannya.

Untungnya sang kakak giliran sekolah pagi, dan ibu saya sekolah siang. Jadi ketika salah satu pulang sekolah, buru-buru deh estafet gantian sepatu

Kisah lainnya sih, ketika ibu dan kakak perempuannya jadi penggali sumur di belakang rumah. *Beneran nih? interupsi saya tak percaya.*

Yang nggali sih, kakek. Tapi tugas mereka nggak ringan lho, mbantuin ngangkut tanah. Oooo…..

Almarhum Nenek di mata saya adalah  tipe wanita yang amat sangat mandiri, keras kepala dan nggak mau nyusahin orang lain.

Di usia tuanya saja masih rajin menengok anak dan cucu-cucunya yang waktu itu tersebar di seputar Bandung dan Jakarta. Naek bis dan angkot. Sendirian pula.

Dan penganan yang dibawa untuk cucu-cucu tercinta, hmmm.. saya ingat betul, ranginang, tape ketan item dan kue kering buatan sendiri.

 Wuiiih.. sedep banget daaah!

Bahkan hingga menjelang akhir hayatnya, ia masih sering ziarah ke makam leluhur yang kebanyakan ada di gunung. Ia punya partner in crime lho untuk sowan ke tempat-tempat itu. Mungkin itu juga sebabnya kenapa saya suka banget menyambangi gunung. Warisan nenek saya?

Hmmm…hmmm…..


Serpong 25 juni 2008 16:00

ranginang = penganan yang terbuat dari nasi sisa, yang diberi sedikit bumbu, di jemur hingga kering dan kemudian digoreng kerupuk

 
;